“Dr. King punya mimpi, dan inilah mimpi buruknya: kemunduran kerja koalisi hak sipil dan hak asasi manusia kita selama 75 tahun terakhir,” kata Wiley dalam sebuah pernyataan.
Para pendukung LGBT yang berlindung dibalik nama kelompok hak sipil dan hak asasi manusia segera berjanji untuk melindungi kaum mereka dan menentang agenda Trump.
“Kami menolak untuk mundur atau diintimidasi. Kami tidak akan ke mana-mana, dan kami akan melawan ketentuan-ketentuan yang merugikan ini dengan segala yang kami miliki,” kata Kelley Robinson, presiden Human Rights Campaign, kelompok advokasi hak LGBTQ+ terbesar di AS, dalam sebuah pernyataan .
Para pendukung hak LGBT mengatakan bahwa setiap pembatalan DEI dan hak transgender yang diterapkan Trump akan menjadi pukulan bagi upaya keras untuk mengamankan kebijakan yang adil dan merusak kemajuan yang telah dicapai untuk mengatasi prasangka sistemik yang telah menghilangkan kesempatan yang sama bagi kelompok terpinggirkan selama beberapa dekade.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
