Disisi lain para pemimpin sejumlah negara Arab paling kuat, mengatakan mereka sangat menentang usulan agar penduduk Gaza dimukimkan kembali di negara lain.
Di masa lalu, Trump telah menyuarakan dukungannya untuk “solusi dua negara yang realistis.”
Gaza adalah sebidang tanah seluas 139 mil persegi yang berbatasan dengan Israel dan Mesir, tanah ini telah diperebutkan selama bertahun-tahun. Warga Palestina telah menjadi pengungsi selama beberapa dekade, sejak Israel menguasainya dalam Perang Enam Hari tahun 1967 dengan mengalahkan Mesir, Yordania, dan Suriah.
Baca Juga : Ledakan di Apartemen Moskow Tewaskan Bos Mafia
Ketika ditanya siapa yang akhirnya akan tinggal di Gaza setelah dibangun kembali, Trump mengatakan itu harus menjadi tempat internasional.
“Saya membayangkan orang-orang dunia tinggal di sana, orang-orang dunia,” katanya, seraya menambahkan bahwa penduduknya haruslah “perwakilan dari seluruh dunia, termasuk warga Palestina.” Ia mengatakan bahwa tempat itu akan menjadi “Riviera-nya Timur Tengah.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
