Sebelumnya, Trump telah menyatakan dukungannya terhadap solusi dua negara. Namun disisi lain Israel juga menyambut baik usulan Trump agar AS mengambil alih wilayah tersebut.
Baca Juga : Mahkamah Pidana Internasional Mengecam Sanksi Trump
Beberapa keluarga sandera yang ditangkap oleh Hamas telah menyatakan kekhawatiran, bahwa pernyataan Trump dapat menghalangi pembebasan sandera yang tersisa. Minggu lalu, saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkunjung, Trump mengatakan tentang warga Palestina di Gaza bahwa mereka harus dimukimkan kembali “secara permanen” di “daerah yang indah” dan “rumah yang bagus.”
Tetapi Trump juga menyatakan mereka “Tidak bisa kembali. Jika Anda kembali, semuanya akan berakhir sama seperti yang terjadi selama seratus tahun,” kata Trump.
Trump juga mengatakan bahwa AS akan “mengambil alih” Jalur Gaza dan melakukan pekerjaan di sana. “Kami akan memilikinya dan bertanggung jawab untuk membongkar semua bom berbahaya yang belum meledak dan senjata lainnya di lokasi tersebut, meratakan lokasi tersebut dan menyingkirkan bangunan yang hancur” ungkapnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
