Bantuan militer yang sekarang sudah dicairkan mencakup sekitar $1 miliar dalam bentuk peralatan yang sudah disetujui oleh pemerintahan Biden namun belum terkirim. Pemerintahan Trump memiliki kewenangan untuk memberikan tambahan bantuan sebesar $3,8 miliar, namun hingga saat ini belum ada pengumuman mengenai paket bantuan lebih lanjut. Ukraina telah menerima dukungan dari AS dan sekutu Barat lainnya sejak Rusia memulai invasi besar-besaran pada 2022, dan penangguhan bantuan ini membuat posisi Ukraina lebih sulit, sementara sekutu Eropa juga menghadapi kesulitan.
Terkait apakah Rusia akan mendukung gencatan senjata ini, masih belum jelas. Steve Witkoff, utusan Trump untuk Timur Tengah, berencana mengunjungi Moskow untuk bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, menurut sumber yang mengetahui rencana tersebut. Witkoff sebelumnya bertemu dengan Putin selama lebih dari tiga jam pada bulan Februari.
Setelah pertemuan tersebut, Rubio mengatakan, “Sekarang bola ada di tangan Rusia.” Ia menambahkan, “Kami akan menyampaikan tawaran gencatan senjata ini kepada Rusia dan berharap mereka akan mengatakan ya, bahwa mereka setuju untuk perdamaian. Tujuan utama presiden adalah untuk mengakhiri perang, dan saya rasa hari ini Ukraina telah mengambil langkah nyata menuju itu. Kami berharap Rusia akan merespon positif.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
