SN – Seorang perawat di ibu kota Uganda, Kampala, meninggal karena Ebola , kata pejabat kesehatan Uganda pada hari, Kamis (30/01/2025), ini adalah kematian pertama yang tercatat sejak wabah terakhir berakhir pada tahun 2023. Diana Atwine, sekretaris tetap kementerian kesehatan mengatakan kepada wartawan, pasien laki-laki berusia 32 tahun itu adalah seorang karyawan Rumah Sakit Mulago, fasilitas rujukan utama di Kampala.
Setelah mengalami demam, pasien tersebut dirawat di beberapa lokasi di Uganda sebelum beberapa tes laboratorium mengonfirmasi bahwa ia menderita Ebola. Pasien tersebut meninggal pada hari Rabu, dan virus Ebola dikonfirmasi setelah tes postmortem, kata Atwine.
Otoritas kesehatan “bertanggung jawab sepenuhnya atas situasi ini,” ungkapnya.
Ebola menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi atau benda yang terkontaminasi, bermanifestasi sebagai demam hemoragik yang mematikan. Gejalanya meliputi demam, muntah, diare, nyeri otot, dan terkadang pendarahan internal dan eksternal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









