Imam mengapresiasi dukungan semua pihak yang terlibat. “Kami sangat berterima kasih atas kerja sama ini. Hanya dengan kolaborasi, program seperti ini bisa berjalan lancar dan menjangkau mereka yang paling membutuhkan,” katanya.
Sebagian besar penerima manfaat adalah lansia dan kelompok rentan yang selama ini kesulitan mengakses layanan medis karena keterbatasan biaya maupun jauhnya fasilitas kesehatan. Dengan operasi ini, mereka berpeluang mendapatkan kembali penglihatan yang lebih baik, sehingga kualitas hidup, produktivitas, dan kemandirian mereka dapat pulih.
Sebelumnya, Bupati Kupang Yosef Lede saat membuka kegiatan menegaskan bahwa operasi katarak gratis ini merupakan pelayanan kasih.
“Mata adalah jendela kehidupan. Program ini mengembalikan harapan mereka untuk sembuh,” tegas Yosef.
Kornelis Selan, seorang pasien lansia asal TTS, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan ini.
“Penglihatan saya kabur bertahun-tahun. Puji Tuhan, lewat operasi gratis ini saya bisa melihat lebih jelas kembali,” katanya penuh haru.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
