Meskipun ia merasa gembira karena pasien tidak perlu lagi minum obat untuk mengendalikan HIV, Arts mengatakan peningkatan pendekatan tersebut sehingga dapat digunakan pada pasien lain memiliki tantangan tersendiri.
“Solusi yang mereka gunakan untuk mengobati leukemia sejak awal bukanlah solusi untuk HIV,” kata Arts. “Untuk benar-benar mengatasi pandemi [HIV] secara keseluruhan, solusi tersebut harus tersedia untuk semua orang.”
Baca Juga : Agus Sistyo Widjayati: Sinergi Perbankan untuk Masa Depan NTT yang Lebih Cerah
Ketika penderita HIV menjalani pengobatan antiretroviral, mereka dapat menjalani kehidupan normal, kata Arts. Bagi mereka, tingkat kelangsungan hidup yang rendah dari transplantasi sel punca dan biayanya tidak dapat dibenarkan, dibandingkan dengan penderita leukemia yang tidak memiliki pilihan lain.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
