Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Anak-anak Jadi Korban Konten Brutal? Meutya Hafid Angkat Suara!

Kontributor : SN Editor: Redaksi
anak-anak-jadi-korban-konten-brutal-meutya-hafid-angkat-suara

Dalam pernyataannya, Meutya juga menyentil fenomena sosial yang saat ini berkembang: meningkatnya jumlah anak yang mengalami gangguan perilaku, depresi ringan, hingga isolasi sosial akibat kecanduan gim atau terpapar konten tidak sesuai usia.

“Kita harus bertanya: siapa yang akan melindungi anak-anak kalau bukan kita semua? Orang tua, guru, industri, dan pemerintah harus satu suara dalam hal ini,” katanya.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia menambahkan, tren penguatan regulasi perlindungan anak dalam ekosistem digital juga terjadi secara global. Negara-negara Eropa, Jepang, dan Korea Selatan telah lebih dahulu menerapkan sistem klasifikasi dan pembatasan akses digital secara ketat. Indonesia, kata Meutya, tidak boleh tertinggal.

Tak hanya berbicara soal regulasi, Meutya juga menyampaikan apresiasi mendalam terhadap kehadiran para perempuan pengembang gim dalam forum IWIG. Ia menyebut bahwa kehadiran perempuan dalam industri teknologi tidak hanya memperkaya perspektif, tapi juga memperkuat aspek empati dan tanggung jawab sosial dalam pengembangan produk digital.

Baca Juga :  Program MBG Pemerintah Presiden Prabowo Subianto Dapat Dukungan dari Majlis Ta’lim Al-Mukarromah.
  • Bagikan