Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bencana Hidrometeorologi Melanda Jawa Tengah: Banjir Bandang, Banjir, dan Tanah Longsor

Kontributor : Humas BNPB Editor: SN001
IMG 20240316 WA0009
Foto udara area terdampak banjir di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (15/3). FOTO: BPBD Kabupaten Grobogan

Jakarta, SN – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah dilanda bencana hidrometeorologi basah, termasuk banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Jumat (15/3), berikut adalah ringkasan kejadian: Banjir Bandang di Pekalongan: Dua Warga Meninggal

Banjir bandang melanda Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (13/3).

Akibat bangunan penampungan air yang rusak, dua warga tewas terseret arus. Selain itu, 10 orang mengalami luka-luka.

Banjir di Kota Pekalongan: 572 Warga MengungsiBanjir merendam sembilan kelurahan di Kota Pekalongan, memaksa 572 warga mengungsi. Tinggi muka air (TMA) mencapai 15-60 cm, memengaruhi mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Banjir di Kabupaten Kendal: 24 Desa TerdampakBanjir di Kabupaten Kendal memengaruhi 10.835 KK atau 24.286 jiwa di 24 desa.

Meskipun tidak ada korban jiwa atau pengungsi, BPBD Kabupaten Kendal tetap memberikan dukungan logistik kepada warga.

Baca Juga :  Erupsi Gunungapi Ruang, Pemerintah Terus Upayakan Evakuasi 9.000 Warga
  • Bagikan