Jakarta, SN – Sejumlah wilayah di Jawa Tengah dilanda bencana hidrometeorologi basah, termasuk banjir, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh tim Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Jumat (15/3), berikut adalah ringkasan kejadian: Banjir Bandang di Pekalongan: Dua Warga Meninggal
Banjir bandang melanda Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, pada Rabu (13/3).
Akibat bangunan penampungan air yang rusak, dua warga tewas terseret arus. Selain itu, 10 orang mengalami luka-luka.
Banjir di Kota Pekalongan: 572 Warga MengungsiBanjir merendam sembilan kelurahan di Kota Pekalongan, memaksa 572 warga mengungsi. Tinggi muka air (TMA) mencapai 15-60 cm, memengaruhi mobilitas dan aktivitas masyarakat.
Banjir di Kabupaten Kendal: 24 Desa TerdampakBanjir di Kabupaten Kendal memengaruhi 10.835 KK atau 24.286 jiwa di 24 desa.
Meskipun tidak ada korban jiwa atau pengungsi, BPBD Kabupaten Kendal tetap memberikan dukungan logistik kepada warga.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









