SN – Kabupaten Aceh Tenggara dilanda bencana banjir besar setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Kamis malam (10/10). Debit sungai Lawe Kinga, Lawe Alas, dan Lawe Mamas meningkat secara drastis, menyebabkan jebolnya beberapa tanggul yang berakibat pada meluapnya air sungai ke sejumlah desa.
Banjir ini merendam delapan kecamatan, mengakibatkan kerusakan serius pada lahan pertanian, fasilitas umum, dan permukiman warga.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Tenggara melaporkan bahwa Kecamatan Bambel dan Lawe Sumur termasuk wilayah yang paling terdampak. Beberapa desa di kedua kecamatan tersebut mengalami kerusakan parah, termasuk Desa Ampera, Lawe Hijo, Kuning I dan II, serta Buah Pala dan Kuta Lesung.
Selain itu, banjir juga merendam Kecamatan Ketambe, Darul Hasanah, Babul Rahmah, Lawe Bulan, Tanah Alas, dan Babussalam, di mana desa-desa seperti Ketambe dan Tanjung Lama turut terkena dampaknya.
Tanggul yang jebol mengakibatkan air terus mengalir ke area permukiman, menyebabkan ketinggian air mencapai hingga satu meter di beberapa titik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









