Dukungan peralatan di lapangan juga mencakup pompa jinjing dan instalasi selang air hingga hampir tiga kilometer. Peralatan ini membantu menyalurkan air menuju titik api kritis yang membutuhkan penanganan.
Koordinasi Darat dan Udara Jadi Penentu
Strategi penanganan Way Kambas dilakukan melalui pembagian personel berdasarkan daerah operasi, penguatan koordinasi sektor darat, dan pembuatan sekat bakar. Pemantauan titik api dilakukan secara berkala untuk membantu menentukan prioritas pemadaman.
Petugas juga mengintegrasikan informasi dari helikopter water bombing, laporan tim darat, data titik panas satelit, serta prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Penggabungan informasi tersebut membantu petugas memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh mengenai perkembangan kebakaran. Data titik panas dapat menunjukkan area yang perlu diperiksa, sedangkan laporan lapangan membantu memastikan kondisi aktual dan kebutuhan sumber daya.
Namun, operasi di lapangan tetap harus memperhitungkan keselamatan personel. Petugas diingatkan untuk memperhatikan kondisi medan, arah dan kecepatan angin, serta mematuhi prosedur keselamatan kerja selama pemadaman.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
