Waspada Cuaca Ekstrem di Aceh dan Sumatera Utara
Di tengah penanganan karhutla, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem, terutama di Aceh dan Sumatera Utara.
Materi konferensi pers BNPB menyebut dinamika atmosfer dipengaruhi bibit siklon tropis 98B di Teluk Benggala. Kondisi ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi menghasilkan hujan lebat hingga sangat lebat, disertai petir dan angin kencang lokal pada siang hingga malam hari.
Masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak diimbau mengantisipasi banjir, banjir bandang, dan tanah longsor akibat peningkatan intensitas hujan. Warga juga diminta mengamankan benda-benda yang mudah diterbangkan angin dan menghindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang berisiko.
Bagi masyarakat pesisir dan nelayan, informasi cuaca dan kondisi gelombang perlu diperhatikan sebelum melakukan aktivitas melaut. Sementara itu, warga yang tinggal di lereng dan perbukitan diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika hujan berlangsung lama atau turun dengan intensitas tinggi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
