Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pengurangan Risiko Bencana: BNPB Dorong Pencegahan, Bukan Hanya Penanganan Darurat

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20241011 WA0103
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M saat memberikan arahan dalam Puncak Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana di Balee Meuseuraya Aceh, pada Kamis (10/10).

BNPB mencatat bahwa meskipun jumlah kejadian bencana fluktuatif, dampak bencana seperti korban jiwa, cedera, dan kerusakan infrastruktur cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir.

Salah satu contoh nyata adalah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2023, di mana luas lahan yang terbakar jauh lebih kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Suharyanto mengungkapkan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari upaya pencegahan yang dilakukan secara berkesinambungan, termasuk edukasi masyarakat, peningkatan teknologi monitoring, dan kesiapsiagaan di tingkat lokal.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat, harus berkolaborasi untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan.

BNPB mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kapasitas dalam mitigasi bencana dan pengelolaan risiko.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk lebih sadar dan waspada terhadap potensi ancaman di wilayahnya masing-masing. Dengan upaya pencegahan yang maksimal, dampak bencana diharapkan dapat diminimalisir, dan Indonesia akan menjadi lebih tangguh dalam menghadapi berbagai jenis bencana.

Baca Juga :  Desa Tupa di Bone Bolango Miliki Sistem Peringatan Dini Banjir dari BNPB
  • Bagikan