Ia menjelaskan, melalui jaringan jalan yang baik, hasil bumi para petani dapat diangkut dengan lebih cepat menuju pasar. Demikian pula berbagai produk peternakan seperti telur, daging, dan susu yang membutuhkan distribusi lancar agar kualitas dan nilai ekonominya tetap terjaga.
Prabowo menilai bahwa keberadaan jalan yang memadai akan mengurangi biaya logistik yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama dalam pembangunan ekonomi daerah. Dengan akses yang lebih baik, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan.
Pemerintah, lanjutnya, berkomitmen untuk mengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah. Karena itu, pembangunan jalan daerah menjadi salah satu prioritas dalam mendorong pemerataan pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami bertekad tidak boleh ada lagi daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas,” ujar Presiden.
Pernyataan tersebut mencerminkan arah kebijakan pemerintah yang menempatkan konektivitas sebagai fondasi pembangunan. Selama bertahun-tahun, sejumlah daerah menghadapi kendala perkembangan ekonomi akibat terbatasnya akses transportasi yang menghubungkan masyarakat dengan pusat perdagangan dan layanan publik.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









