Prabowo kemudian menyapa mereka satu per satu.
Ia berhenti, berbincang dan membagikan mainan kepada anak-anak.
Satu demi satu tangan kecil terulur.
Mainan yang dibawa Presiden berpindah ke tangan anak-anak. Suasana tenda pengungsian yang selama beberapa hari terakhir menjadi tempat warga berlindung dari dampak gempa, untuk beberapa saat diwarnai senyum dan tawa.
Momen itu sederhana.
Namun, bagi anak-anak yang hidupnya berubah akibat gempa, ruang kecil untuk kembali tersenyum memiliki arti tersendiri.
Kehidupan mereka berubah pada 15 Agustus 2026, ketika gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores dan sekitarnya.
Rumah yang sebelumnya menjadi tempat pulang tidak lagi dapat dihuni oleh sebagian warga. Rutinitas keluarga terganggu. Anak-anak harus meninggalkan lingkungan tempat mereka bermain dan belajar.
Tenda pengungsian kemudian menjadi ruang kehidupan baru.
Di sana, mereka makan, tidur, bermain, bertemu teman dan menjalani hari-hari di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.
Karena itu, pemulihan pascabencana tidak hanya berbicara mengenai bangunan yang rusak atau bantuan logistik yang harus didistribusikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
