Ada kehidupan anak-anak yang juga harus dipulihkan.
Ada rasa aman yang perlu dibangun kembali.
Ada rutinitas yang harus dikembalikan.
Dan ada masa depan yang tidak boleh berhenti karena bencana.
Di lokasi pengungsian, berbagai kegiatan terus diupayakan agar anak-anak tetap memiliki ruang untuk bermain, menggambar dan berinteraksi dengan teman-temannya.
Aktivitas sederhana itu menjadi bagian dari upaya membantu mereka kembali menjalani kehidupan sehari-hari.
Presiden Prabowo dalam kunjungannya juga menaruh perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak terdampak.
“Sudah kita siapkan perbaikan-perbaikan, langkah-langkah sementara supaya sekolah bisa segera buka, segera kita jalankan mungkin untuk keamanan, sekolah-sekolah mungkin di tenda dulu,” ujar Presiden di hadapan warga.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan penting dalam proses pemulihan.
Bagi anak-anak, sekolah bukan sekadar bangunan.
Sekolah adalah tempat bertemu teman, belajar dan menjalani kembali kehidupan yang sempat terhenti.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








