PVMBG juga menetapkan perluasan sektoral berjarak 7 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif. Artinya Desa Sangaji Nyeku masuk dalam sektor tertentu di bagian utara mulut kawah yang juga harus dikosongkan. Sebab, wilayah desa itu masuk dalam kawasan rawan bencana erupsi Gunungapi Ibu dan penduduk yang ada di situ harus dievakuasi.
Pada saat berada di lokasi, Gunungapi Ibu tidak banyak menunjukkan tanda-tanda aktivitas vulkaniknya. Hanya terlihat hembusan asap berwarna putih dari sisi bukaan kawah bagian utara. Tim PVMBG pun juga sebelumnya turun ke lokasi tersebut untuk perekaman data visual melalui pesawat nirawak.
Tim BNPB pun tidak sendirian. Di lokasi itu ada 4 Babinsa yang mendampingi. Babinsa ini juga bertugas untuk pengamanan warga dan wilayah selama penduduk desa tersebut dievakuasi ke lokasi pengungsian. Menurut keterangan Babinsa, sebagian besar warga sudah dievakuasi di dua titik, yakni di Desa Tongute Ternate Asal dan Gam Ici yang berada di Kecamatan Ibu Tengah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









