Yang paling mengharukan adalah perjuangan siswa dari Dusun Maonana. Mereka harus menempuh perjalanan sekitar lima kilometer dengan berjalan kaki dan melintasi sungai besar setiap hari. Melihat semangat mereka untuk bersekolah menjadi sumber motivasi yang tidak ternilai bagi saya dan seluruh guru. Di tengah keterbatasan fasilitas, mereka menunjukkan bahwa keinginan untuk belajar dapat mengalahkan berbagai hambatan.
Seiring berjalannya waktu, berbagai upaya terus dilakukan untuk memperbaiki kondisi sekolah. Kami mengajukan berbagai proposal dan permohonan bantuan agar siswa dapat belajar dalam lingkungan yang lebih layak. Hasilnya mulai terlihat pada tahun 2023 ketika pemerintah pusat melalui Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur memberikan bantuan Dana Alokasi Umum untuk pembangunan tiga ruang kelas baru, satu ruang kepala sekolah, satu ruang guru, dan satu unit toilet siswa.
Pembangunan tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan SMA Negeri Matpunu. Meskipun demikian, kebutuhan sarana dan prasarana masih sangat besar. Sekolah masih memerlukan tambahan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang bimbingan konseling, ruang OSIS, ruang UKS, aula, lapangan serbaguna, rumah jabatan kepala sekolah, mes guru, serta asrama siswa. Infrastruktur yang memadai akan sangat membantu peningkatan kualitas layanan pendidikan di wilayah ini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
