Seperti diketahui, Pemerintah belum menyampaikan paparan kinerja APBN bulan Januari 2025. Bungkam seribu bahasa, tak kunjung dilakukan Pemerintah melalui Menteri Ekonomi Sri Mulyani. Semestinys, paparan itu dilakukan pada bulan Februari yang lalu.
Sebagai referensi terakhir Sri Mulyani memaparkan kinerja APBN pada 6 Januari 2025 untuk periode Desember 2024 (kaleidoskop APBN 2024).
Melindungi Rezim
Laporan kinerja APBN atau rilis APBN KiTa (Kinerja dan Fakta) selama sudah menjadi tradisi disampaikan dua-tiga pekan setelah akhir bulan terkait. Dalam eksposur tersebut termuat berbagai isu keuangan negara dan tata kelola beserta hambatan dan tantangannya.
Nota laporan kinerja APBN dibuat oleh Kemenkeu secara bulanan dalam bentuk tertulis. Laporan tersebut disebut ”Buku APBN KiTa”.
Seperti tradisi, dalam setiap konferensi pers APBN KiTa, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan seluruh direktur jenderal Kemenkeu biasanya akan memaparkan perkembangan kondisi ekonomi dan keuangan negara.
Cakupan isu tersebut mencakup kinerja penerimaan pajak dan non pajak, belanja atau pengeluaran negara, utang pemerintah, hingga merespons berbagai isu ekonomi terkini.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
