Menurutnya, para lulusan harus mulai menjadi pribadi yang mampu menopang keluarga dan tidak lagi hanya bergantung kepada orang tua.
Pdt. Edwer juga menyinggung tantangan generasi muda di era digital saat ini, termasuk pengaruh media sosial dan pola pergaulan anak muda. Dengan gaya santai dan penuh humor, ia mengingatkan para siswa agar tetap terbuka kepada orang tua dalam menjalani hubungan pertemanan maupun percintaan.
“Pacaran itu tidak masalah, yang penting terbuka dengan bapak dan mama. Jangan sembunyi-sembunyi,” katanya yang disambut tawa para peserta acara.
Menurutnya, perkembangan teknologi seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, hingga TikTok membuat orang tua perlu lebih aktif memahami kehidupan anak-anak mereka. Ia menilai keterbukaan dalam keluarga menjadi hal penting agar anak-anak tidak terjebak dalam pergaulan yang salah.
Selain itu, Pdt. Edwer Dethan juga mengingatkan para lulusan agar tidak kehilangan arah setelah tamat sekolah. Ia menyebut masa setelah kelulusan sebagai masa “pancaroba”, yakni masa penuh kebingungan dalam menentukan pilihan hidup.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
