AI Masuk Kampus, Undana Ingatkan Ancaman Erosi Berpikir Kritis Mahasiswa

ai-masuk-kampus-undana-ingatkan-ancaman-erosi-berpikir-kritis-mahasiswa
AI Masuk Kampus, Undana Ingatkan Ancaman Erosi Berpikir Kritis Mahasiswa

Teknologi dapat memberikan jawaban dengan cepat. Namun, kecepatan tersebut tidak selalu sejalan dengan kedalaman proses berpikir.

Menurut Lasarus, dominasi algoritma dalam masyarakat data berpotensi menggeser otoritas pengetahuan ke platform digital.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Terjadi erosi pada proses berpikir mendalam akibat logika komputasional yang serba instan. Kebenaran kini sering kali diukur dari viralitas platform, bukan kedalaman akademis,” ujarnya.

Menurut dia, kondisi tersebut harus diantisipasi melalui penguatan kebiasaan membaca mandiri dan diskusi kritis.

Mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk mempertanyakan informasi, memeriksa sumber, membandingkan perspektif, dan menyusun kesimpulan berdasarkan argumentasi.

Tanpa kemampuan tersebut, AI berisiko membuat mahasiswa menjadi pengguna informasi secara pasif.

Perubahan tersebut memiliki konsekuensi khusus bagi pendidikan sosiologi.

Sosiologi tidak hanya membutuhkan kemampuan mengumpulkan informasi, tetapi juga kemampuan memahami konteks sosial, membaca hubungan antarkelompok, serta menginterpretasikan perubahan masyarakat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Dukungan IIP BUMN untuk SMPN 2 Kupang Timur: Meningkatkan Kualitas Kebersihan dan Fasilitas
  • Bagikan