Bertahun-tahun di Gedung Darurat, PAUD Alva Bati Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi Rp187,9 Juta

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
Screenshot 2026 08 21 22 35 51 84

Menurutnya, keinginan mendirikan PAUD berawal ketika dirinya melihat banyak anak-anak di wilayah tersebut harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan layanan pendidikan.

Kondisi itu kemudian menggerakkan dirinya untuk menghadirkan PAUD di tengah masyarakat. “Saya melihat banyak anak-anak yang harus berjalan jauh. Dari situ saya terpanggil untuk membangun PAUD demi melayani anak-anak yang ada,” ungkap Tresia.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bagi Tresia, keterbatasan gedung tidak pernah menjadi alasan untuk berhenti melayani anak-anak yang telah dipercayakan orang tua kepada mereka.

Ia mengakui, mengajar di gedung darurat memiliki tantangan tersendiri. Namun, dirinya tetap bertahan karena pendidikan anak-anak harus terus berjalan. “Perjuangan mengajar di gedung darurat memang memiliki tantangan tersendiri. Tetapi saya bersyukur, setelah beberapa tahun berjuang akhirnya kami mendapat bantuan revitalisasi,” katanya.

Revitalisasi Jadi Harapan Baru

Bagi pengelola, bantuan senilai hampir Rp188 juta tersebut bukan hanya pembangunan fisik. Ada harapan baru untuk memberikan layanan pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Winston Rondo: Pendidikan Keberagaman Kunci Utama Merawat Toleransi di NKRI
  • Bagikan