Melalui sosialisasi ini, pihak sekolah berharap para murid tidak hanya memahami bahaya bullying, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kesetaraan gender dalam kehidupan sehari-hari. Baik murid laki-laki maupun perempuan harus memperoleh kesempatan yang sama untuk belajar, berpartisipasi, menyampaikan pendapat, dan mengembangkan kemampuan masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan kekerasan bukan hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah, melainkan membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari guru, orang tua, yayasan, hingga masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Apris A. Manafe, yang didampingi Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Melianus Naitboho, S.H.; Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten TTS; Ketua Forum TBM Kabupaten TTS, Lefinus Asbanu, S.Pd.; badan pengurus komite sekolah; para guru; orang tua murid; serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








