Ia menegaskan bahwa upaya menekan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) harus menjadi gerakan bersama, mengingat persoalan tersebut masih menjadi tantangan di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
“Kami akan terus mendukung program pemerintah dalam mengembalikan anak-anak ke bangku sekolah. Jangan sampai ada generasi muda yang kehilangan masa depan hanya karena tidak mendapatkan kesempatan pendidikan,” tegasnya.
Momen paling mengharukan terjadi ketika pihak sekolah meminta seluruh siswa berdiri dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua masing-masing. Satu per satu siswa mengungkapkan rasa syukur atas perjuangan ayah dan ibu yang telah bekerja keras membiayai pendidikan mereka.
Tangis haru pun pecah. Banyak orang tua tidak mampu menahan air mata ketika mendengar ucapan tulus dari anak-anak mereka. Beberapa siswa tampak memeluk orang tua mereka sambil menangis, sebagai ungkapan terima kasih atas kasih sayang, pengorbanan, dan perjuangan yang selama ini diberikan.
Suasana yang semula penuh sukacita berubah menjadi sangat emosional. Para guru yang hadir pun tampak terharu menyaksikan peristiwa tersebut. Bagi banyak orang tua, momen itu menjadi hadiah paling berharga setelah bertahun-tahun bekerja keras demi pendidikan anak-anak mereka.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
