Dengan demikian, pengalaman di Flores tidak hanya memberikan manfaat bagi korban, tetapi juga memperkaya pengetahuan Undana mengenai penanganan kebencanaan.
Misi kemanusiaan tahap pertama akhirnya bukan sekadar perjalanan membawa bantuan dari Kupang menuju Flores.
Ia merupakan awal dari proses yang lebih panjang: mendengar kebutuhan masyarakat, mengumpulkan data, merancang intervensi, kemudian mengawal pemulihan.
Jika seluruh tahapan tersebut dapat dijalankan secara konsisten, kehadiran Undana di tengah bencana Flores akan menjadi contoh bagaimana perguruan tinggi menerjemahkan ilmu pengetahuan menjadi aksi sosial yang nyata.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








