Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Dari Kupang ke Pasifik: Strategi Undana Membangun Poros Akademik Selatan-Selatan

dari-kupang-ke-pasifik-strategi-undana-membangun-poros-akademik-selatan-selatan
Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat, Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D., bersama Istri dan jajaran pimpinan BPKS. Foto : Dokumentasi Humas

Wilayah-wilayah tersebut memiliki banyak kesamaan dengan NTT, mulai dari karakteristik kepulauan, tantangan perubahan iklim, kondisi lahan kering, hingga persoalan pembangunan masyarakat pesisir dan pedesaan.

Karena itu, kolaborasi riset yang dibangun diharapkan tidak berhenti pada publikasi ilmiah semata, tetapi mampu menghasilkan solusi konkret yang dapat diterapkan langsung di masyarakat.

Selama ini, sebagian perguruan tinggi di daerah sering kali mengadopsi model kerja sama yang terlalu berorientasi pada negara-negara maju di belahan bumi utara. Meski memiliki nilai akademik yang tinggi, kerja sama tersebut tidak selalu menghasilkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.

Pendekatan yang diusung Prof. Philip menawarkan perspektif berbeda. Ia ingin menjadikan Undana sebagai bagian dari jaringan kerja sama Selatan-Selatan yang berfokus pada pertukaran pengetahuan antarwilayah yang memiliki karakteristik serupa.

Melalui pendekatan tersebut, peluang untuk mengembangkan riset tentang perubahan iklim, ketahanan pangan, energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan masyarakat kepulauan diyakini akan semakin terbuka.

Baca Juga :  Cifor - Icraf Indonesia dan Pemda TTS Bersatu, Serukan Peran Ayah dalam Meningkatkan Layanan Kesehatan Masyarakat
  • Bagikan