Dari Kupang ke Pasifik: Strategi Undana Membangun Poros Akademik Selatan-Selatan
KUPANG, SNC – Di tengah persaingan global pendidikan tinggi, banyak universitas berlomba membangun kemitraan dengan kampus-kampus ternama di Eropa atau Amerika Utara. Namun Universitas Nusa Cendana (Undana) memilih pendekatan yang berbeda. Kampus negeri terbesar di Nusa Tenggara Timur itu kini mulai memetakan masa depannya melalui jalur kerja sama yang lebih dekat secara geografis, sosial, dan ekologis dengan wilayahnya sendiri.
Arah baru tersebut mengemuka setelah Prof. Philiphi de Rozari, S.Si., M.Si., M.Sc., Ph.D. resmi dilantik sebagai Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat pada Senin (29/6/2026).
Akademisi yang memiliki latar belakang keilmuan lingkungan itu membawa visi yang menempatkan kawasan Pasifik Selatan sebagai pusat gravitasi baru diplomasi akademik Undana.
Bagi Prof. Philip, hubungan dengan negara-negara seperti Timor-Leste, Australia, Selandia Baru, dan kawasan Melanesia bukan sekadar pilihan geografis, tetapi strategi pembangunan pengetahuan yang lebih relevan dengan realitas masyarakat NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
