“Hardiknas bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi ruang ekspresi bagi anak-anak untuk mencintai bangsanya lewat budaya,” ujar Bupati Kupang Yosef Lede dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan dan budaya adalah dua kekuatan yang tak terpisahkan dalam membangun peradaban dan mencetak generasi unggul.
Perayaan ini turut mendapat perhatian dari Gubernur NTT, Melki Laka Lena, yang secara virtual menyapa seluruh kepala daerah dan memberikan apresiasi khusus kepada Kabupaten Kupang sebagai daerah dengan jumlah peserta Hardiknas terbanyak di NTT.
Ia juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya dalam pendidikan sebagai warisan nilai dan jati diri bangsa.
Puncak acara diwarnai dengan penyerahan cendera mata oleh Bupati Yos Lede kepada guru senior Laudya Mesak Lenggu, mantan guru SD beliau di Batuplat. Momen ini menjadi simbol penghormatan kepada para pendidik yang telah berjasa membentuk karakter generasi muda.
Dengan menggabungkan nilai-nilai pendidikan dan budaya, Kabupaten Kupang menunjukkan bahwa merdeka belajar bukan hanya soal kurikulum, tetapi juga tentang merdeka mengekspresikan identitas lokal yang kaya dan membanggakan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









