Menurut Serly, para peserta menunjukkan disiplin dan semangat belajar yang tinggi selama pelatihan berlangsung. Hal itu terlihat dari keterlibatan aktif peserta dalam diskusi, berbagi pengalaman, serta pertukaran pengetahuan mengenai praktik pendidikan inklusif di masing-masing satuan pendidikan dan lembaga.
‘Antusiasme peserta sangat luar biasa. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga aktif berbagi pengalaman dan praktik baik terkait pendidikan inklusif di lembaga masing-masing. Ini menjadi modal penting untuk memperkuat implementasi pendidikan inklusif di Kabupaten TTS,’ ungkap Serly.”
Salah satu peserta dari Forum Taman Bacaan Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan, Arwadi Asbanu, S.Pd. , Gr, turut memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurut Arwadi Asbanu, pelaksanaan TOT Pendidikan Inklusif menunjukkan komitmen serius Dinas P&K Kabupaten TTS dalam membangun sistem pendidikan yang terbuka dan berpihak kepada seluruh anak, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan belajar khusus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
