Dari Ikan Segar ke Produk Bernilai Tambah
Undana juga melihat persoalan dari sisi hilir.
Hasil budidaya tidak harus selalu berakhir sebagai ikan segar. Dengan pengolahan dan diversifikasi, ikan dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah yang lebih tinggi.
Langkah ini membuka peluang bagi kelompok untuk menciptakan produk yang lebih beragam sekaligus memperpanjang rantai ekonomi.
Produk olahan juga berpotensi memiliki karakter pasar yang berbeda dengan ikan segar. Konsumen tidak hanya berasal dari masyarakat sekitar lokasi budidaya, tetapi dapat dijangkau melalui kanal digital.
Di titik inilah pemasaran digital menjadi penting.
Pelatihan digital marketing diberikan agar pelaku usaha mampu memanfaatkan teknologi sebagai sarana promosi dan membangun akses pasar yang lebih luas.
Ketua Tim PKM Undana, Immaria Fransira, mengatakan pelatihan dirancang agar mitra dapat mengoptimalkan potensi usaha secara lebih mandiri, inovatif dan berkelanjutan.
Teknologi Harus Menghasilkan Nilai Ekonomi
Program pemberdayaan masyarakat sering kali menghadapi tantangan yang sama: teknologi diperkenalkan, tetapi tidak selalu berlanjut setelah program berakhir.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








