Dalam arahannya, Apris menyampaikan selamat datang kepada para mahasiswa sekaligus berharap agar kesempatan praktik di sekolah dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Ia mengatakan, persoalan pendidikan di Kabupaten TTS masih cukup kompleks dan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.
Menurut Apris, salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah upaya meningkatkan mutu pendidikan, termasuk kemampuan literasi dan numerasi peserta didik.
“Hasil TKA kita masih rendah. Karena itu, kami berharap kehadiran para mahasiswa MPLP ini dapat ikut membantu sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten TTS, khususnya dalam penguatan literasi dan numerasi,” kata Apris.
Ia berharap para mahasiswa tidak hanya hadir untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, memahami berbagai persoalan pendidikan yang dihadapi, serta memberikan kontribusi positif selama menjalankan program MPLP.
Dengan diterjunkannya 59 mahasiswa pada 15 satuan pendidikan, program MPLP FKIP UNDANA diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pengalaman akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata sekolah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









