Dalam sambutannya, Linda Fobia menyampaikan apresiasi kepada MKKS SMK Kabupaten TTS yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai ruang pengembangan kreativitas dan inovasi peserta didik.
Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang menjadi fondasi utama kemajuan suatu wilayah.
“Di era persaingan global yang semakin ketat, SMK memiliki posisi yang sangat strategis. SMK tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga harus mampu melahirkan wirausahawan muda yang siap terjun di dunia usaha dan industri,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa meskipun kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada di pemerintah provinsi, Pemerintah Kabupaten TTS tetap memiliki tanggung jawab moral dalam mendorong kemajuan pendidikan di daerah.
Menurutnya, keberadaan 37 SMK di TTS merupakan modal besar dalam memperkuat pembangunan daerah, khususnya pada sektor pertanian, peternakan, pariwisata, industri kreatif, dan tenun ikat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









