Guru Besar Undana Dorong NTT Jadi Laboratorium Ekonomi Biru, Laut Jangan Lagi Dipandang sebagai Pemisah
KUPANG, SNC – Pembangunan Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai membutuhkan perubahan cara pandang mendasar. Sebagai provinsi kepulauan, laut tidak semestinya diperlakukan sebagai pemisah antardaerah, tetapi harus ditempatkan sebagai penghubung sekaligus sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Gagasan tersebut mengemuka dalam Undana Talk Season 3 di Pos Kupang, Rabu (19/8/2026). Diskusi publik itu membedah pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Salah satu pembicara, Guru Besar Sumber Daya Pengelolaan Pesisir dan Laut Universitas Nusa Cendana (Undana), Prof. Dr. Chaterina Agusta Paulus, S.Pi., M.Si., CRA., CRP., CPRM, menekankan pentingnya menempatkan karakter kepulauan sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan NTT.
Menurut dia, karakter geografis NTT tidak dapat disamakan begitu saja dengan daerah kontinental. Kebijakan yang berhasil diterapkan di wilayah lain belum tentu memberikan hasil yang sama ketika diterapkan secara langsung di NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
