“Kita membutuhkan guru-guru yang benar-benar dapat diandalkan. Guru harus terus belajar, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik sehingga hasil belajar murid semakin meningkat,” tegas Apris Manafe.
Menurutnya, kolaborasi yang dibangun oleh ketiga SMP merupakan langkah positif yang patut diapresiasi karena menjadi ruang bagi para guru untuk saling berbagi pengalaman, bertukar praktik baik, serta memperkaya strategi pembelajaran yang dapat diterapkan di sekolah masing-masing.
Apris juga mendorong para guru agar memberikan pendampingan secara khusus kepada murid yang masih mengalami kesulitan belajar sehingga tidak ada peserta didik yang tertinggal dalam proses pembelajaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP/MTs Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Timor Tengah Selatan, Sherly Elen Kamlasi, mengajak kepala sekolah dan guru terus menghadirkan proses pembelajaran yang mampu meningkatkan mutu pendidikan.
Ia juga mengingatkan agar setiap pojok baca yang tersedia di sekolah dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana menumbuhkan budaya literasi, bukan sekadar menjadi pelengkap ruangan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









