Pada pelatihan kali ini, 10 sekolah yang terlibat juga mendapatkan dukungan bahan bacaan bermutu. Namun, dukungan tersebut tidak hanya berupa penyediaan buku. Para guru juga dibekali strategi pemanfaatan bahan bacaan agar dapat digunakan secara efektif dalam proses pembelajaran.
Robertus berharap pelatihan ini memberikan manfaat nyata bagi guru dan kepala sekolah, terutama dalam meningkatkan kompetensi literasi membaca dan menulis di Kabupaten TTS. Ia juga berharap bahan bacaan bermutu yang dibagikan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk mendukung pembelajaran di setiap sekolah.
Sebanyak 10 sekolah yang mengikuti kegiatan tersebut adalah SD Negeri Onibanam, SDI Mnelafau, SDI Supul Meo, SD Negeri Nasi, SD Negeri Ponas, SDK Yaswari Kuanoe, SDI Maunana, SD Negeri Sutual, SDI Bestaumuti, dan SDI Babuin.
Selama pelatihan, para peserta mendapatkan penguatan materi mengenai komponen-komponen literasi serta strategi pemanfaatan bahan bacaan bermutu untuk mendukung pembelajaran membaca di kelas awal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








