Menurutnya, transformasi akademik tidak dapat dilepaskan dari kemampuan universitas membangun sistem yang adaptif terhadap perkembangan pendidikan global. Karena itu, pembenahan tata kelola data dan peningkatan mutu akademik harus berjalan secara simultan.
Untuk memastikan persoalan serupa tidak kembali terjadi, pihaknya akan memperketat mekanisme pengawasan terhadap pengelolaan data akademik di seluruh fakultas. Evaluasi berkala terhadap operator dan sistem pelaporan akademik akan menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang lebih akuntabel.
Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa transformasi akademik di Undana tidak hanya berorientasi pada pengembangan program baru, tetapi juga dimulai dari pembenahan fondasi yang selama ini menjadi penopang seluruh aktivitas pendidikan.
Dengan memasuki periode kedua kepemimpinannya, Prof. Annytha Detha membawa pesan bahwa kemajuan universitas tidak selalu dimulai dari proyek besar, melainkan dari keberanian menyelesaikan persoalan mendasar yang selama ini tersembunyi di balik tumpukan data dan administrasi kampus.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









