Dalam acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor UNDANA, Prof. Annyta Detha (Wakil Rektor 1), Dr. Siprianus Suban Garak (Wakil Rektor 3), dan Prof. Jefri Balle (Wakil Rektor 4), serta sejumlah dosen, pimpinan fakultas, dan perwakilan mahasiswa dari berbagai fakultas dan organisasi kemahasiswaan, Brigjen Kamlasi juga memaparkan tentang program smart farming yang sedang dikembangkan oleh TNI di beberapa sentra pertanian di NTT.
Program ini menggunakan irigasi tetes dan pupuk hasil riset TNI untuk meningkatkan produktivitas pertanian.
“Kita memiliki titik-titik sentra pertanian yang tersebar di beberapa tempat di NTT dengan pola smart farming, irigasi tetes, dan pupuk hasil riset kami. Semuanya berjalan baik. Susu sapi segar siap disuplai untuk anak-anak sekolah sehingga program Pak Prabowo bisa berjalan baik di NTT,” tegas Kamlasi.
Selain itu, Brigjen Kamlasi menekankan pentingnya memaksimalkan penggunaan bendungan raksasa yang telah dibangun di NTT oleh Presiden Joko Widodo. Ia menyoroti perlunya sistem irigasi yang baik dan manajemen pengairan yang efisien untuk memberdayakan lahan tidur di sekitar bendungan tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
