“Nah ini fungsi dari Sekolah Rakyat ini. Bapak Presiden ingin semua anak-anak Indonesia berhak dan dapat bersekolah melalui sekolah yang disiapkan pemerintah, dalam hal ini Sekolah Rakyat. Jadi untuk anak-anak yang dulu pernah sekolah kemudian terputus, atau yang tidak pernah sekolah karena kesulitan ekonomi, mereka disekolahkan lagi, diberi pendidikan, dan keterampilan,” jelasnya.
Selain pendidikan, pemerintah juga terus memperkuat program perlindungan sosial dan stimulus ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy menyinggung program Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan yang baru saja diluncurkan pemerintah untuk periode Oktober hingga Desember 2025.
“BLT ini hasil dari efisiensi anggaran yang pemerintah laksanakan di awal tahun ini. Totalnya untuk 35,4 juta keluarga penerima manfaat sebesar Rp30 triliun. Inilah kenapa kita melakukan efisiensi, jadi apa yang belum perlu atau belum tercapai, kita alihkan ke sini,” terang Seskab Teddy.
Menurutnya, BLT ini dirancang untuk meringankan beban ekonomi masyarakat kecil, membantu memenuhi kebutuhan keluarga, dan mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak. Setiap keluarga penerima manfaat akan menerima Rp300 ribu per bulan selama tiga bulan, yang bisa dicairkan sekaligus sebesar Rp900 ribu melalui rekening bank atau kantor pos.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
