Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah Rakyat dan Negara yang Hadir: Menata Ulang Arah Kebijakan Pendidikan Nasional

sekolah-rakyat-dan-negara-yang-hadir-menata-ulang-arah-kebijakan-pendidikan-nasional
Sekolah Rakyat dan Negara yang Hadir: Menata Ulang Arah Kebijakan Pendidikan Nasional

Pernyataan Wamen Ossy mengenai peran ATR/BPN dalam penyediaan lahan menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar urusan Kementerian Pendidikan. Ia adalah agenda lintas sektor—pendidikan, pertanahan, sosial, kesehatan, dan ekonomi.

Di sinilah ujian terbesar kebijakan ini: apakah negara mampu bekerja secara terkoordinasi, atau kembali terjebak dalam ego sektoral. Tanpa sinergi nyata, Sekolah Rakyat akan kesulitan berkembang dari program rintisan menjadi sistem nasional.

Advertisement
PASANG IKLAN DISINI
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pada akhirnya, Sekolah Rakyat adalah cermin tentang bagaimana negara memandang warganya yang paling lemah. Ia menguji konsistensi pemerintah dalam menjadikan pendidikan sebagai hak, bukan belas kasihan; sebagai investasi bangsa, bukan sekadar angka partisipasi sekolah.

Jika dikelola dengan serius, Sekolah Rakyat dapat menjadi tonggak penting reformasi kebijakan pendidikan nasional—bukan hanya mencetak lulusan, tetapi memulihkan keadilan sosial. Sebab, di sanalah masa depan Indonesia diuji: pada sejauh mana negara bersedia berdiri di sisi mereka yang selama ini tertinggal.

Baca Juga :  Ilmuan Norwegia Temukan Makhluk laut Yang Bisa Berubah Kembali menjadi bayi
  • Bagikan