Menurutnya, air mata yang menetes dalam syukuran tersebut bukanlah tangisan kesedihan, melainkan luapan rasa syukur dan kebahagiaan atas perjuangan panjang yang akhirnya membuahkan hasil.
“Hari ini anak-anak mulai memahami bahwa di balik seragam sekolah yang mereka pakai, ada orang tua yang bekerja keras, berkeringat, bahkan menahan banyak kesulitan demi masa depan mereka,” katanya penuh haru.
Ia juga mengungkapkan bahwa ketika pertama masuk sekolah, masih ada beberapa peserta didik yang belum lancar membaca. Namun melalui kerja sama antara guru dan orang tua, seluruh peserta didik yang ditamatkan kini telah mampu membaca dengan baik bahkan sudah berada pada tingkat pemahaman.
“Kami tidak ingin sekadar meluluskan siswa. Kami ingin memastikan anak-anak benar-benar berkembang dan siap melanjutkan pendidikan,” tegasnya.
Karena itu ia meminta seluruh peserta didik agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA maupun SMK dan tidak berhenti mengejar cita-cita.
“Perjalanan kalian masih panjang. Jangan berhenti belajar. Tetap rendah hati, dengarkan nasihat orang tua dan guru, serta terus andalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan,” pesannya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
