Ketua Panitia, Sherlinia Rambu Anawoli, M.Pd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar sekaligus kompetisi yang mampu mendorong peserta didik untuk lebih aktif menggunakan Bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para siswa untuk mengembangkan kemampuan berbicara, menyampaikan ide, dan berargumentasi secara kritis dalam Bahasa Inggris. Kami berharap kompetisi ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus belajar dan berprestasi,” ujarnya.
Lomba Pidato Bahasa Inggris tingkat SMP diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari delapan sekolah, yakni SMP Katholik St. Vianney Soe, SMPK St. Aloysius Niki-Niki, SMP Negeri Abi, SMP Negeri 2 Soe, SMP Negeri 1 Soe, SMP Negeri 3 Soe, SMP Kristen 3 Soe, dan SMP Negeri 2 Amanuban Barat. Sementara itu, Lomba Debat Bahasa Inggris tingkat SMA/SMK diikuti oleh lima tim dari SMA Negeri 1 Soe, SMA Kristen 2 Soe, dan SMA Negeri Kapan.
Selama kompetisi berlangsung, para peserta menunjukkan kemampuan berbicara dan berargumentasi yang mengesankan terkait berbagai isu yang sedang berkembang, khususnya mengenai pendidikan, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan media sosial. Semangat kompetisi yang sehat serta antusiasme tinggi dari peserta menjadi warna tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









