Ia juga menambahkan bahwa kegiatan KKN ini mencakup survei lapangan dan kegiatan mandiri berdasarkan masalah yang ditemui di lokasi. Mahasiswa diharapkan dapat menggabungkan ilmu dan teori yang telah dipelajari dengan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Elfeto berharap KKN kolaboratif ini akan terus berlanjut di masa depan, tidak hanya sebagai kegiatan pengabdian masyarakat tetapi juga dalam bidang penelitian dan pengkajian lainnya.
“Universitas Jember, UPVN Jawa Timur, dan Universitas Nusa Cendana Kupang akan tetap menjadi mitra kerja Pemerintah Kabupaten Kupang,” katanya.
KKN di Desa Oenoni dan Pulau Semau ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di daerah 3T (Terluar, Terpencil, Tertinggal).
Program ini juga bertujuan untuk memetakan kebutuhan desa dan masyarakat terkait program SDGs desa, serta mendorong inovasi dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Kupang.
Kolaborasi ini menunjukkan komitmen tiga universitas terkemuka di Indonesia untuk bersama-sama mendukung pembangunan daerah 3T melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
