Pada akhirnya, pesan Viktor memiliki relevansi yang lebih luas daripada sekadar pembahasan mengenai stres dan kecemasan di lingkungan sekolah.
Pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang bukan hanya pintar menjawab soal ujian, tetapi juga mampu menjawab tantangan kehidupan.
Sebab, masa depan Nusa Tenggara Timur tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi pendidikan yang ditempuh generasi mudanya, tetapi juga oleh seberapa matang mereka berpikir, seberapa kuat mereka menghadapi tekanan, dan seberapa besar keberanian mereka mengembangkan potensi diri.
“Mari kita ciptakan lingkungan pendidikan yang membuat anak-anak berani bertanya, nyaman belajar, dan tidak takut menghadapi kegagalan. Sebab, generasi yang sehat pikirannya akan memiliki bekal lebih baik untuk menghadapi tantangan dan membangun masa depan Nusa Tenggara Timur,” demikian pesan yang ditekankan Viktor.
Sebuah pengingat bahwa membangun masa depan NTT harus dimulai dari membangun manusia. Bukan hanya manusia yang cerdas secara akademik, tetapi juga manusia yang sehat pikirannya, matang emosinya, dan tangguh menghadapi kehidupan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
