Kepala SMAN 4 Kota Kupang, Fransiskus Xaverius, S.Pd, menyambut baik kehadiran mendadak tersebut. Ia menyebut momen tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan.
“Kami tidak diberi informasi sebelumnya, jadi awalnya sempat kaget. Tapi setelah melihat interaksi beliau dengan siswa, kami sangat bersyukur dan merasa dihargai. Ini menjadi penyemangat baru bagi kami semua,” ujarnya.
Kunjungan mendadak ini juga memberi sinyal kuat bahwa pendekatan pemimpin daerah tidak harus selalu formal. Dengan turun langsung dan menyapa generasi muda di ruang kelas, Wakil Gubernur Asadoma memperlihatkan wajah pemerintahan yang humanis, edukatif, dan penuh inovasi.
Tak heran, banyak guru dan siswa berharap kunjungan seperti ini dapat terus dilakukan—tanpa terlalu terikat protokol—agar pejabat publik bisa memahami lebih dekat kondisi riil dunia pendidikan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
