“Saya lihat secara langsung hasil pertanian berupa jagung, kacang tanah, dan tomat yang menjadi daya tarik tersendiri. Di samping itu, ada panorama alam yang sangat menarik, terutama dengan pemandangan laut yang memukau,” ungkap Andre Garu.
Potensi yang ada di Oebali, lanjutnya, perlu dikembangkan lebih lanjut sebagai desa wisata berbasis agrowisata.
Menurut Andre, hasil bumi yang melimpah dan alam yang indah merupakan aset berharga bagi NTT, yang ke depannya dapat menarik wisatawan untuk tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga terlibat dalam kegiatan panen langsung.
Andre Garu menambahkan bahwa tanah di Dusun Oebali memiliki kesuburan yang luar biasa dan kondisi alamnya mendukung untuk pengembangan pertanian berkelanjutan. Dengan dukungan yang tepat, seperti penyediaan air yang memadai dan bantuan pupuk, tanah di wilayah ini bisa menghasilkan panen hingga tiga kali dalam setahun.
“Ini sangat luar biasa, tanahnya subur dan alamnya mendukung. Ke depannya, tinggal penyediaan air dan pengadaan pupuk sehingga kita bisa panen tiga kali setahun,” tegas Andre Garu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
