“Suku suku yang mendiami 7 wilayah adatnya, untuk kembali membangun daerahnya dan menjadi pemimpin di daerah tersebut. Agar jangan ada satu suku yang mendominasi pemerintahan dan politik di satu provinsi. Atau suku yang kuat akan memakan suku yang lemah di daerah tersebut,” tandasnya.
Kata HYU, saat ini wilayah adat Tabi dan Saireri sudah menjadi satu provinsi, maka wajib hukumnya anak Tabi dan Saireri harga mati harus menjadi pemimpin di Provinsi Papua.
“Untuk itu Doktor Benhur Tomy Mano dan Yermias Bisay SH yang adalah putra Terbaik Tanah Tabi dan Tanah Saireri sudah sangat siap menjadi Pemimpin Papua. Karena dua tokoh tersebut adalah merupakan pasangan yang sangat serasi dan elegan,” katanya.
Menurutnya, Dr. Benhur Tomy Mano berasal dari Tanah Tabi dan pernah menjadi Walikota Jayapura Provinsi Papua Dua Periode. Sedangkan Yermias Bisai dari wilayah adat Saireri yang juga pernah menjadi Bupati dua Periode di Kabupaten Yapen Provinsi Papua.
“Saya serukan kepada masyarakat adat Tanah Tabi dan masyarakat Adat Tanah Saireri, serta masyarakat Nusantara yang mendiami dua wilayah adat ini Jangan ragu memilih pasangan BTM-YB nomor urut satu untuk menjadi Gubernur Dan wakil Gubenur Provinsi Papua 2024-2029,” ajaknya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
