<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Alfred Baun &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/alfred-baun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 01:46:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>Alfred Baun &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tragis dan Memalukan: Siswa SD di Ngada Tewas Diduga Akibat Kemiskinan Ekstrem, Negara Dikecam Gagal Lindungi Anak</title>
		<link>https://sei-news.com/hukum-kriminal/tragis-dan-memalukan-siswa-sd-di-ngada-tewas-diduga-akibat-kemiskinan-ekstrem-negara-dikecam-gagal-lindungi-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 01:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Alfred Baun]]></category>
		<category><![CDATA[kegagalan negara]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan dan pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan ekstrem NTT]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan anak]]></category>
		<category><![CDATA[siswa SD Ngada]]></category>
		<category><![CDATA[tragedi kemiskinan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=47735</guid>

					<description><![CDATA[Tragis dan Memalukan: Siswa SD di Ngada Tewas Diduga Akibat Kemiskinan Ekstrem, Negara Dikecam Gagal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tragis dan Memalukan: Siswa SD di Ngada Tewas Diduga Akibat Kemiskinan Ekstrem, Negara Dikecam Gagal Lindungi Anak</p>
<p><strong>KUPANG,<a href="https://sei-news.com/tag/hukum-kriminal"> SNC</a></strong> &#8211; Tragedi kemanusiaan kembali membuka borok kemiskinan ekstrem di Nusa Tenggara Timur. Seorang siswa sekolah dasar di Kabupaten Ngada ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidupnya. Dugaan kuat mengarah pada ketidakmampuan keluarga memenuhi kebutuhan dasar pendidikan, dengan biaya yang nilainya bahkan tidak mencapai Rp10 ribu.</p>
<p>Peristiwa ini memicu gelombang kecaman dari berbagai kalangan. Alfred Baun, pengamat sosial sekaligus Ketua Araksi NTT, menyebut kejadian tersebut sebagai bukti telanjang kegagalan negara dalam melindungi hak hidup dan masa depan anak-anak dari keluarga miskin.</p>
<p>“Ini bukan sekadar tragedi keluarga. Ini tamparan keras bagi nurani publik. Seorang anak kehilangan nyawa karena negara absen memenuhi kebutuhan paling elementer: pendidikan,” kata Alfred, Selasa.</p>
<p>Alfred menilai kemiskinan ekstrem di NTT tidak bisa lagi diperlakukan sebagai angka statistik yang aman dipresentasikan dalam laporan resmi. Di lapangan, kata dia, kemiskinan telah menjelma menjadi kekuatan destruktif yang merenggut nyawa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ARAKSI NTT: Menghindar dari Media Adalah Upaya Lindungi Kejahatan di DPRD Kupang</title>
		<link>https://sei-news.com/hukum-kriminal/menghindar-dari-media-kejahatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 15:37:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[6.2 miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Alfred Baun]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD hindari media]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian negara]]></category>
		<category><![CDATA[penyelewengan anggaran daerah]]></category>
		<category><![CDATA[skandal keuangan NTT.]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK 6]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=46020</guid>

					<description><![CDATA[Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, menuding sikap DPRD Kabupaten Kupang yang menghindar dari media sebagai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, menuding sikap DPRD Kabupaten Kupang yang menghindar dari media sebagai bentuk perlindungan terhadap dugaan skandal keuangan Rp6,2 miliar yang baru ditemukan BPK.</em></p>
<p><strong>Sei-news.com, <a href="https://sei-news.com/tag/hukum-kriminal">Kupang NTT</a></strong> – Ketua <strong>Aliansi Rakyat Anti Korupsi Provinsi Nusa Tenggara Timur (ARAKSI NTT)</strong>, <strong>Alfred Baun</strong>, kembali menyuarakan kekhawatiran atas potensi skandal keuangan yang terus berulang di tubuh <strong>DPRD Kabupaten Kupang</strong>. Pemicunya kali ini adalah temuan baru dari <strong>Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)</strong> sebesar <strong>Rp6,2 miliar</strong>, yang mencuat hanya satu tahun setelah dugaan kerugian negara sebelumnya senilai <strong>Rp2,2 miliar</strong>.</p>
<p>Namun, alih-alih bersikap terbuka dan menjelaskan kepada publik, pihak DPRD justru memilih bungkam dan menghindar dari media. Hal ini, menurut Alfred, adalah sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan.</p>
<p><em>“Menghindar daripada media itu adalah upaya untuk melindungi diri dari sebuah kejahatan,”</em> tegas Alfred Baun kepada media ini di Kupang, Rabu (23/4/2025). <em>“Yang dilakukan secara masif oleh DPRD Kabupaten Kupang. Media adalah corong publik. Ketika mereka dibungkam, maka rakyat turut dibungkam.”</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
