<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Bank Dunia &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/bank-dunia/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jan 2025 00:07:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.1</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>Bank Dunia &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Coretax Tuai Kritik, Luhut Minta Dukungan Bersama untuk Kepentingan Bangsa</title>
		<link>https://sei-news.com/ekonomi-bisnis/coretax-tuai-kritik-luhut-minta-dukungan-bersama-untuk-kepentingan-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jan 2025 00:07:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Dunia]]></category>
		<category><![CDATA[Coretax]]></category>
		<category><![CDATA[digitalisasi]]></category>
		<category><![CDATA[Direktorat Jenderal Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[dukungan bersama]]></category>
		<category><![CDATA[efisiensi]]></category>
		<category><![CDATA[ekonomi nasional]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[kerja sama]]></category>
		<category><![CDATA[kritik membangun]]></category>
		<category><![CDATA[Luhut Binsar Pandjaitan]]></category>
		<category><![CDATA[penerimaan pajak]]></category>
		<category><![CDATA[perekonomian Indonesia.]]></category>
		<category><![CDATA[reformasi perpajakan]]></category>
		<category><![CDATA[Transparansi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=44159</guid>

					<description><![CDATA[SN, Jakarta – Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menanggapi berbagai kritik yang muncul...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="https://sei-news.com/tag/ekonomi-bisnis">SN</a>, Jakarta </strong>– Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menanggapi berbagai kritik yang muncul terkait implementasi sistem perpajakan baru, Coretax.</p>
<p>Dalam konferensi pers di Jakarta, Luhut menegaskan bahwa sistem ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mereformasi sistem perpajakan nasional guna meningkatkan penerimaan negara dan memperkuat ekonomi.</p>
<p><strong>Coretax dan Potensi Penerimaan Pajak</strong></p>
<p>Coretax, yang dirancang oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan pajak. Menurut Luhut, jika sistem ini diterapkan dengan baik, Indonesia dapat meningkatkan penerimaan pajak hingga 6,4% dari PDB atau sekitar Rp1.500 triliun, sebagaimana diprediksi oleh Bank Dunia.</p>
<p>“Potensi penerimaan pajak kita sangat besar. Coretax adalah langkah penting untuk merealisasikan potensi itu,” jelas Luhut.</p>
<p><strong>Kritik dan Tantangan Coretax</strong></p>
<p>Sejak diluncurkan, Coretax menuai kritik dari beberapa wajib pajak yang mengeluhkan berbagai kendala teknis dan administrasi. Mereka menganggap sistem ini menyulitkan proses pelaporan dan pembayaran pajak. Namun, Luhut meminta semua pihak untuk memberikan kesempatan kepada sistem ini untuk berkembang dan menunjukkan hasilnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
