<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>barang bebas pajak &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/barang-bebas-pajak/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Dec 2024 08:07:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>barang bebas pajak &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Plt. Kepala BPAD NTT, Dominikus Dore Payong: Penyesuaian PPN Tidak Berdampak pada Kebutuhan Pokok Rakyat</title>
		<link>https://sei-news.com/ekonomi-bisnis/plt-kepala-bpad-ntt-dominikus-dore-payong-penyesuaian-ppn-tidak-berdampak-pada-kebutuhan-pokok-rakyat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Dec 2024 08:07:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekonomi Bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[barang bebas pajak]]></category>
		<category><![CDATA[BPAD NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Dominikus Dore Payong]]></category>
		<category><![CDATA[jasa tidak kena PPN.]]></category>
		<category><![CDATA[kebijakan pajak nasional]]></category>
		<category><![CDATA[kebutuhan pokok bebas PPN]]></category>
		<category><![CDATA[pajak untuk karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[penyesuaian tarif PPN]]></category>
		<category><![CDATA[PPN 12%]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM bebas pajak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=43798</guid>

					<description><![CDATA[SN &#8211; Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) NTT, Dominikus Dore Payong, memastikan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://sei-news.com/tag/sei-news"><strong>SN</strong></a> &#8211; Plt. Kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) NTT, Dominikus Dore Payong, memastikan bahwa penyesuaian Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada 2025 tidak akan berdampak pada kebutuhan pokok masyarakat.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menjaga barang dan jasa tertentu tetap bebas dari PPN.</p>
<p>&#8220;Barang kebutuhan pokok seperti beras, jagung, kacang-kacangan, daging, dan telur tetap dibebaskan dari PPN. Selain itu, jasa penting seperti pendidikan, kesehatan, keagamaan, dan jasa keuangan juga tidak dikenakan pajak,&#8221; ujar Domi dalam keterangannya, Selasa (10/12/2024).</p>
<p>Menurut Domi, masyarakat menengah ke bawah tidak perlu khawatir terhadap kebijakan ini. &#8220;Penyesuaian tarif PPN ini tidak akan menambah beban mereka. Pemerintah telah memastikan bahwa barang dan jasa yang menjadi kebutuhan dasar tetap bebas PPN untuk menjaga daya beli rakyat,&#8221; tambahnya.</p>
<p><strong>Dukungan untuk UMKM dan Karyawan</strong></p>
<p>Selain menjaga kebutuhan pokok, pemerintah juga memberikan kemudahan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Domi menjelaskan bahwa omzet hingga Rp500 juta pertama tetap bebas pajak. Hal ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia, termasuk di NTT.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
