<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kejari Kupang &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/kejari-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Thu, 24 Apr 2025 15:49:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.4</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>Kejari Kupang &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ARAKSI NTT: Menghindar dari Media Adalah Upaya Lindungi Kejahatan di DPRD Kupang</title>
		<link>https://sei-news.com/hukum-kriminal/menghindar-dari-media-kejahatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 24 Apr 2025 15:37:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[6.2 miliar]]></category>
		<category><![CDATA[Alfred Baun]]></category>
		<category><![CDATA[Araksi NTT]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD hindari media]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD Kabupaten Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kasus korupsi Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[Kejari Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[kerugian negara]]></category>
		<category><![CDATA[penyelewengan anggaran daerah]]></category>
		<category><![CDATA[skandal keuangan NTT.]]></category>
		<category><![CDATA[temuan BPK 6]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=46020</guid>

					<description><![CDATA[Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, menuding sikap DPRD Kabupaten Kupang yang menghindar dari media sebagai...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><em>Ketua ARAKSI NTT, Alfred Baun, menuding sikap DPRD Kabupaten Kupang yang menghindar dari media sebagai bentuk perlindungan terhadap dugaan skandal keuangan Rp6,2 miliar yang baru ditemukan BPK.</em></p>
<p><strong>Sei-news.com, <a href="https://sei-news.com/tag/hukum-kriminal">Kupang NTT</a></strong> – Ketua <strong>Aliansi Rakyat Anti Korupsi Provinsi Nusa Tenggara Timur (ARAKSI NTT)</strong>, <strong>Alfred Baun</strong>, kembali menyuarakan kekhawatiran atas potensi skandal keuangan yang terus berulang di tubuh <strong>DPRD Kabupaten Kupang</strong>. Pemicunya kali ini adalah temuan baru dari <strong>Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)</strong> sebesar <strong>Rp6,2 miliar</strong>, yang mencuat hanya satu tahun setelah dugaan kerugian negara sebelumnya senilai <strong>Rp2,2 miliar</strong>.</p>
<p>Namun, alih-alih bersikap terbuka dan menjelaskan kepada publik, pihak DPRD justru memilih bungkam dan menghindar dari media. Hal ini, menurut Alfred, adalah sinyal kuat bahwa ada sesuatu yang sedang disembunyikan.</p>
<p><em>“Menghindar daripada media itu adalah upaya untuk melindungi diri dari sebuah kejahatan,”</em> tegas Alfred Baun kepada media ini di Kupang, Rabu (23/4/2025). <em>“Yang dilakukan secara masif oleh DPRD Kabupaten Kupang. Media adalah corong publik. Ketika mereka dibungkam, maka rakyat turut dibungkam.”</em></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
